The Readability of the Lingga Region Folklore Using Modified Fog Index Criteria Formula
DOI:
https://doi.org/10.55909/dj3l.v2i3.33Keywords:
readability, Lingga Regency folklore, modified Fog IndexAbstract
his study aims to explore: 1) the readability of the folklore ‘Pelanduk Bunting’ in ‘Hantu Berburu: A Folklore of Lingga Regency’; 2) the readability of the folklore ‘Raibnya yang Terkasih’ in ‘Hantu Berburu: A Folklore of Lingga Regency’; 3) the readability of the folklore ‘Rezeki’ in ‘Hantu Berburu: A Folklore of Lingga Regency’; 4) the readability of the folklore ‘Anak yang Berbakti’ in ‘Hantu Berburu: A Folklore of Lingga Regency’; 5) the readability of the folklore ‘Mencari Jati Diri’ in ‘Hantu Berburu: A Folklore of Lingga Regency’; 6) the readability of the folklore ‘Petani Tua’ in ‘Hantu Berburu: A Folklore of Lingga Regency’. This research took place in the odd semester of the 2024/2025 academic year. The population of this study was all paragraphs collected in the folklore texts ‘Pelanduk Bunting’, ‘Raibnya yang Terkasih’, ‘Rezeki’, ‘Anak yang Berbakti’, and ‘Mencari Jati Diri’ in ‘Hantu Berburu: A Folktale of Lingga Regency’. The story ‘Pelanduk Bunting’ consists of 33 paragraphs. The story ‘Mencari Jati Diri’ consists of 17 paragraphs. The story ‘Rezeki’ consists of 9 paragraphs. The story ‘Anak yang Berbakti’ consists of 17 paragraphs. The story ‘Mencari Jati Diri’ consists of 17 paragraphs. The story ‘Petani Tua’ consists of 8 paragraphs.The folklore data were collected using observation guidelines for secondary data. The readability data of the folklore was analyzed using KIFMAR. Research results: 1) the readability of the folk tales ‘Pelanduk Bunting’, ‘Raibnya yang Terkasih’, ‘Rezeki’, ‘Anak yang Berbakti’, ‘Mencari Jati Diri’, and ‘Petani Tua’ in ‘Hantu Berburu: A Folklore of Lingga Regency’ has a readability level of elementary school students which means it is easy to read by students at all levels of education.
References
Agustina, A., Yuliana, Y., & Erlina, E. (2024). Reproduksi dan Keterbacaan Cerita Rakyat ‘Hantu Berburu’ melalui Formula Kriteria Indeks Fog Modifikasi Abdul Razak. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, Volume 3, Nomor 4, Juli 2024, 465-478. DOI: https://doi.org/10.55909/jpbs.v3i4.612
Ahroza, M. (2023). Pengaruh Kompetensi Pedagogik dan Profesionalitas Guru terhadap Hasil Belajar Siswa. Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 9(2), 130-139.
Alfedha, A., Abbas, E., & Ayu, S. M. (2023). Implementasi Pembelajaran Akidah Akhlak pada Masa New Normal di Madrasah Ibtidaiyah. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 249–266.
Alfalah, A., & Razak, A. (2023). Prates Keterampilan Membaca Kritis Aspek Nonnaratif Artikel Ilmiah Jurnal Online. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 2(6), 755–764.
Andriyani, S. S., & Razak, A. (2024). Language Feasibility of the Folklore ‘Hantu Berburu’ through the KIFMAR Formula and Reproduction of Learning Plans. Journal of Language and Literature Learning, 3(2), 213–226.
Azwar, S. (2012). Penyusunan Skala Psikologi, Edisi 2. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Balagaize, H. T., & Asrori, M. (2024). Language Feasibility of Papuan Folklores for High School Students according to the Fog Index. Journal of Language and Literature Learning, 3(1), 101–108.
Budiadji, W. (2013). Skala Pengukuran dan Jumlah Responden Skala Likert. Jurnal Ilmu Pertanian dan Ilmu Perikanan. Volume 2, No. 2, 2013, 127-133.
Dewi, P. P. T. K. (2012). Tingkat Keterbacaan Buku Teks Bahasa Indonesia untuk Siswa Kelas XI IPA 1 SMAN 1 Melalui Uji Tes Rumpang. http://ejournal.undiksha.ac.id
Erlina, Chuzaimah, & Fransisca, C. A. (2023). Readability Level of the Folklore ‘Batin Mabot’ in ‘Patahnya Gunung Daik: Kumpulan Cerita Rakyat Kepulauan Riau’. Gaung: Jurnal Ragam Budaya Gemilang, Volume 1, Number 3, September 2023, 183-192. DOI: https://doi.org/10.55909/gj.v1i3.27
Fraenkel, J. R., Wallen, N. E., & Hyun, H. H. (2012). How to Design and Evaluate Research in Education. Eighth Edition New York: McGraw-Hill.
Khadziq, M.F. A. & Achadi, M.W. (2023). Implementasi kurikulum merdeka belajar pada mata pelajaran fikih.Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 200-211.
Pasaribu, M., Rusmaladewi, R., & Ananda, K. (2023). Hubungan Pola Asuh Demokratis Orang Tua dengan Kemampuan Mengungkapkan Bahasa Ekspresif Anak Usia 5-6 Tahun di TK Negeri Pembina Jekan Raya: Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati, 19(1), 27-38.
Priatno, B., & Zulfadhli, M. (2023). Uji Keterbacaan Teks Eksposisi dalam Artikel Ilmiah Jurnal Online Menggunakan Teknik Tes Kloz. Jurnal Pembelajaran Bahasa dan Sastra, 2(2), 273-280.
Qitfirul, M., & Izza, R. (2023). Peningkatan Keterampilan Sosial Siswa melalui Project5 Based Learning Siswa Kelas V SD Muhammadiyah 24 Surabaya. Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati, 19(1), 14-26.
Razak, A. (2018). Statistika: Pengolahan Data Sosial Sistem Manual. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.
Razak, A. (2020). Pendekatan Kosntruktivisme dalam Pembelajaran Membaca Pemahaman. Pekanbaru: UR Press.
Razak, A. (2023a). Membaca Pemahaman: Teori dan Aplikasi Pengajaran. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.
Razak, A. (2023b). Metode Riset: Menggapai Mixed Methods Bidang Pembelajaran Bahasa Indonesia. Edisi-1. Pekanbaru: Yayasan Pendidikan Raja Zulkarnain.
Suryadin, A., & Wahyuningsih, E. T. (2023). Program Pendidikan dan Terapi Autis melalui Penggunaan Metode Applied Behavior Analysis (ABA): Jurnal Pendidikan dan Psikologi: Pintar Harati, 19(1), 1–13.
Syahputra, A., & Afandi, M. (2023). Konsep Planning dalam Manajemen Pendidikan Islam Menuju Era Society 5.0. Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 9(2), 78-91.
Sugiyono. 2015. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan Kombinasi (Mixed Methods). Cetakan VII. Bandung: Alfabeta.
Umroh, H., Sanjaya, B., & Ridwan, A. (2023). Pengembangan Media Pembelajaran Ispring Suite 9 pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dalam Peningkatan Hasil Belajar Siswa. Al-Aulia: Jurnal Pendidikan dan Ilmu-Ilmu Keislaman, 9(2), 102–118.
Wardani, L., Taufiq, H. N., & Umiarso, U. (2023). Metode Pembelajaran Al-Qur’an dalam Metode Iqro’ bagi Penyandang Tunarungu. Al-Liqo: Jurnal Pendidikan Islam, 8(2), 326–347.